hidup menjadi seorang santri

hidup menjadi santri penuh dgn hikayah,cobaan,tantangan dan pengalaman.ada susah senang,suka dan duka.kewajiban santri selain mengaji mematuhi tata tertib pesantren,berjamaah,takror,muhafadoh dll.semua itu harus di jalani oleh semua santri,tidak memandang besar kecilnya fisik,tidak memandang latar belakang,status dan jabatan.apa bila ada santri yg melanggar aturan pondok maka santri tersebut akan di ta'zir/kena denda.
teringat dengan beliau2,guru2 kita mereka menjadi seorang ngulama besar,menjadi mubaligh yg kondang karena beliau2 mencari dengan sungguh_sungguh mentaati peraturan pondok ta'dimkepada guru,mutholangah kitab,sering berpuasa sering (karipen)dalam bahasa jawa.sehingga memotifasi diri saya tuk mengikuti beliau yang sudah hasil maksud yakni ngilmu yang manfaat dunia dan akhirat.
banyaak pengalaman yang saya ambil dari pertama kali saya nyantri di pesantren.ku tinggalkan kampung halaman.jauh dari ortu,sanak saudara dan rekan2 tapi ngga apa2 itu semua keharusan dan tidak bisa di inkari.tiba di pesantren yang aku tuju,hati merasakkan ketentraman ditambah mendengar alunan sholawat dari tempat ngaji.
satu hari,dua hari tiga hari hingga 1minggu ana belum bisa beradaptasi dgn lingkungan pesantren sehingga tidak betah namun ku jalani dengan suka duka hingga 1 bulan aku baru bisa beradaptasi dan mulai akrab dengan sesama santri.karena belum terbiasa hidup di dalam pesantren kumerasa kaget karna disitu nyuci baju sendiri makan gga ada yg di makan dsb.saya sudahi sekian dulu,sampai berjumpa lagi di lain kesempatan .wasalam.

by:madzohirul hanan

Komentar